Rabu, 11 Agustus 2010
Promosi TERAS Pers di Inisiasi FISIP 2010
Yogyakarta (11/08/10) -Seperti biasanya, awak TERAS, sebagai sebuah kelompok profesi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UAJY menghadiri inisiasi fakultas. Pada agenda siang ini TERAS berkesempatan untuk mempromosikan media kampus ini, dan membawa harapan ada banyak mahasiswa tertarik mendalami dunia jurnalistik terutama dorongan menyebarkan informasi kepada publik. TERAS pers sendiri pada kesempatan siang ini juga ingin memperkenalkan terbitnya TERAS online sebagai sarana untuk menginformasikan berita dalam perkembangan teknologi yang semakin maju. Akhirnya harapan yang dibawa adalah TERAS mampu menyajikan berita yang cepat dan akurat. (jan)
(selengkapnya...»)
Kamis, 05 Agustus 2010
Inspirasi Madz
Andreas Ryan Sanjaya
Yogyakarta—Auditorium MM UGM Yogyakarta (04/08) sejenak memunculkan ekspresi yang aneh pada orang-orang di dalamnya. Ada yang tersenyum kecut, ada yang membuka mulut dan mata lebar-lebar, ada yang tegang, bahkan ada pula yang hanya bisa lemas dan terdiam di kursi tanpa ekspresi. Orang-orang itu sedang menyaksikan sekelompok kecil orang yang mengharmonisasikan nada melalui nyanyian dari hati mereka. Mereka adalah Philippine Madrigal Singer alias Madz, kelompok paduan suara dari Filipina.
Malam itu Madz rencananya menyanyikan 18 lagu tetapi karena tepuk tangan tiada henti dan teriakan berulang-ulang dari penonton, ”We want more!”, mereka yang sudah turun panggung kembali lagi ke atas panggung. Tanpa diiringi satu pun alat musik mereka menyanyikan lagu tambahan dan malam itu mereka berhasil membius penonton dengan total 21 lagu.
Kedatangan mereka kali ini merupakan sebuah rangkaian acara selama Madz berada di Indonesia. Sebelum ke Yogyakarta terlebih dahulu mereka ke Bandung untuk menyemarakkan lomba paduan suara tingkat internasional di ITB. Mereka tidak hanya mengadakan konser saja, melainkan juga choir clinic yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas kelompok-kelompok paduan suara dari kota yang dikunjunginya. Bagaimana dengan kualitas mereka sendiri? Jangan ditanya, mereka adalah pemenang pada ajang bergengsi dunia, European Grand Prix of Choral Singing, pada tahun 1997 dan 2007.
Tepuk tangan terkeras penonton terjadi ketika mereka menyanyikan ”Sempurna” dari grup musik Andra & The Backbone, ”Beautiful Girl” dari Jose Mari Chan, dan ”Circle of Life” dari Elton John. Madz menutup konser bertajuk ”Indonesia Goodwill Concert Tour 2010” ini dengan mengajak penonton turut serta bertepuk tangan. Keindahan harmonisasi suara mereka sangat menghibur dan menginspirasi penonton yang sebagian besar adalah orang-orang yang menggemari paduan suara. Seperti yang dikatakan Pungky, seorang aktivis PSM di universitasnya, ”Sebagai pemusik, saya terinsipirasi!”(ars)
(selengkapnya...»)
Yogyakarta—Auditorium MM UGM Yogyakarta (04/08) sejenak memunculkan ekspresi yang aneh pada orang-orang di dalamnya. Ada yang tersenyum kecut, ada yang membuka mulut dan mata lebar-lebar, ada yang tegang, bahkan ada pula yang hanya bisa lemas dan terdiam di kursi tanpa ekspresi. Orang-orang itu sedang menyaksikan sekelompok kecil orang yang mengharmonisasikan nada melalui nyanyian dari hati mereka. Mereka adalah Philippine Madrigal Singer alias Madz, kelompok paduan suara dari Filipina.
Malam itu Madz rencananya menyanyikan 18 lagu tetapi karena tepuk tangan tiada henti dan teriakan berulang-ulang dari penonton, ”We want more!”, mereka yang sudah turun panggung kembali lagi ke atas panggung. Tanpa diiringi satu pun alat musik mereka menyanyikan lagu tambahan dan malam itu mereka berhasil membius penonton dengan total 21 lagu.
Kedatangan mereka kali ini merupakan sebuah rangkaian acara selama Madz berada di Indonesia. Sebelum ke Yogyakarta terlebih dahulu mereka ke Bandung untuk menyemarakkan lomba paduan suara tingkat internasional di ITB. Mereka tidak hanya mengadakan konser saja, melainkan juga choir clinic yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas kelompok-kelompok paduan suara dari kota yang dikunjunginya. Bagaimana dengan kualitas mereka sendiri? Jangan ditanya, mereka adalah pemenang pada ajang bergengsi dunia, European Grand Prix of Choral Singing, pada tahun 1997 dan 2007.
Tepuk tangan terkeras penonton terjadi ketika mereka menyanyikan ”Sempurna” dari grup musik Andra & The Backbone, ”Beautiful Girl” dari Jose Mari Chan, dan ”Circle of Life” dari Elton John. Madz menutup konser bertajuk ”Indonesia Goodwill Concert Tour 2010” ini dengan mengajak penonton turut serta bertepuk tangan. Keindahan harmonisasi suara mereka sangat menghibur dan menginspirasi penonton yang sebagian besar adalah orang-orang yang menggemari paduan suara. Seperti yang dikatakan Pungky, seorang aktivis PSM di universitasnya, ”Sebagai pemusik, saya terinsipirasi!”(ars)
Kamis, 04 Desember 2008
Pagelaran Eksentrik dari Mustika Maya
Aring Sulistyo - Teras Online
Alun-alun Utara (4/12/08) -- Kelompok UKM Musik Fakultas ISIP, Mustika Maya, kemarin malam menggelar gladi bersih untuk pagelaran tahunan mereka yang kedua (4/12). Pagelaran tersebut akan dilaksanakan besok malam pukul 19.00 WIB di tempat yang sama, Royal Garden Restaurant di Jalan Pekapalan No.7 Alun-alun Utara Yogyakarta.
Pagelaran bertajuk “The Original Soundtrack of Indonesia” ini tergolong sangat unik dan menarik. Pasalnya Mustika Maya akan menampilkan sekitar 17 lagu asli Indonesia yang di-aransemen kembali versi mereka. Kami ingin menunjukkan bahwa lagu daerah pun masih enak dinikmati dengan cara kami, kata Iskak salah satu personil dari Mustika Maya. Pagelaran berdurasi sekitar tiga jam ini, menyuguhkan lagu daerah seperti Cublak-cublak Suweng, Gambang Suling, Angin Mamiri, Sipatokaan dan akan di tutup dengan lagu Satu Nusa Satu Bangsa. Sementara itu menurut Ketua Mustika Maya, Ocha Yanuard (’06) tidak ada misi dan tujuan khusus dalam acara ini. “Kami hanya ingin eksis”, katanya dalam sela-sela gladi bersih.(arg)
(selengkapnya...»)
Pagelaran bertajuk “The Original Soundtrack of Indonesia” ini tergolong sangat unik dan menarik. Pasalnya Mustika Maya akan menampilkan sekitar 17 lagu asli Indonesia yang di-aransemen kembali versi mereka. Kami ingin menunjukkan bahwa lagu daerah pun masih enak dinikmati dengan cara kami, kata Iskak salah satu personil dari Mustika Maya. Pagelaran berdurasi sekitar tiga jam ini, menyuguhkan lagu daerah seperti Cublak-cublak Suweng, Gambang Suling, Angin Mamiri, Sipatokaan dan akan di tutup dengan lagu Satu Nusa Satu Bangsa. Sementara itu menurut Ketua Mustika Maya, Ocha Yanuard (’06) tidak ada misi dan tujuan khusus dalam acara ini. “Kami hanya ingin eksis”, katanya dalam sela-sela gladi bersih.(arg)
Rabu, 26 November 2008
Besok, Peraturan Lembaga Kemahasiswaan Bakal Dibincangkan
Hendy Adhitya - Teras online
Babarsari(26/11/08) -- Berkait dengan pro dan kontra mengenai batasan aktifitas kemahasiswaan di UAJY, Kamis (27/11) akan diadakan pertemuan guna memperjelas maksud peraturan pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan tersebut. "Forum itu dimaksudkan sebagai sarana diskusi dan sosialisasi atas pengesahan dan pelaksanaan kebijakan tersebut," seperti tertulis dalam surat undangan dari BEM FISIP UAJY. Surat tersebut ditandatangani Presiden BEM FISIP UAJY periode 2008-2009, Yudhis.
Rencananya pertemuan ini bakal mempertemukan Agus Putranto, Wakil Dekan 1 FISIP UAJY dan Nindito, Pejabat Kemahasiswaan dengan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan dan non-organisasi di FISIP UAJY.
Pasal-pasal yang mendapat sorotan khusus di kalangan mahasiswa UKM dan KP adalah pasal 4 poin 3. Yaitu soal dibatasinya waktu berkegiatan mahasiswa dalam hal pementasan sampai jam 10 malam. Selain itu beberapa mahasiswa juga mempermasalahkan Pasal 8 poin 4 yang mengatur tidak diperbolehkannya sponsor rokok.
Sebelum ini, peraturan pelaksanaan kegiatan lembaga kemahasiswaan UAJY telah mengalami empat kali revisi. Revisi terakhir dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2008.
"Tidak ada revisi dan akan disahkan dalam waktu singkat, mungkin satu bulan ini," kata Pak Siswanto seperti disampaikan Yudhis lewat layanan pesan singkat.
Mengenai hal ini Yudhis menyampaikan lewat SMS," idealnya besok jadi ajang mereka kasih pendapat rasional , kita (mahasiswa -pen) ajukan juga dan bersama cari solusi buat itu."(hen)
Babarsari(26/11/08) -- Berkait dengan pro dan kontra mengenai batasan aktifitas kemahasiswaan di UAJY, Kamis (27/11) akan diadakan pertemuan guna memperjelas maksud peraturan pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan tersebut. "Forum itu dimaksudkan sebagai sarana diskusi dan sosialisasi atas pengesahan dan pelaksanaan kebijakan tersebut," seperti tertulis dalam surat undangan dari BEM FISIP UAJY. Surat tersebut ditandatangani Presiden BEM FISIP UAJY periode 2008-2009, Yudhis.
Rencananya pertemuan ini bakal mempertemukan Agus Putranto, Wakil Dekan 1 FISIP UAJY dan Nindito, Pejabat Kemahasiswaan dengan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan dan non-organisasi di FISIP UAJY.
Pasal-pasal yang mendapat sorotan khusus di kalangan mahasiswa UKM dan KP adalah pasal 4 poin 3. Yaitu soal dibatasinya waktu berkegiatan mahasiswa dalam hal pementasan sampai jam 10 malam. Selain itu beberapa mahasiswa juga mempermasalahkan Pasal 8 poin 4 yang mengatur tidak diperbolehkannya sponsor rokok.
Sebelum ini, peraturan pelaksanaan kegiatan lembaga kemahasiswaan UAJY telah mengalami empat kali revisi. Revisi terakhir dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2008.
"Tidak ada revisi dan akan disahkan dalam waktu singkat, mungkin satu bulan ini," kata Pak Siswanto seperti disampaikan Yudhis lewat layanan pesan singkat.
Mengenai hal ini Yudhis menyampaikan lewat SMS," idealnya besok jadi ajang mereka kasih pendapat rasional , kita (mahasiswa -pen) ajukan juga dan bersama cari solusi buat itu."(hen)
(selengkapnya...»)
Senin, 03 November 2008
Irsyad Thamrin: Kaum Muda Tidak Tampilkan Karakter Intelektual
Hendy Adhitya – Teras Online
Babarsari (03/11/08) -- Dalam seminar bertajuk Kepeloporan Politik Pemuda, Ketua Lembaga Bantuan Hukum DI Yogyakarta Irsyad Thamrin mengatakan, “Kaum muda tidak lagi menampilkan karakter intelektual.” Lebih jauh lagi, menurutnya pemuda kini justru terjebak dalam pragmatisme kepentingan.
Selain itu, kaum muda nampak tidak mempunyai kekuatan melawan rezim yang berkuasa. Pengangkangan kepentingan dan korban politisasi diduga jadi penyebabnya.
Sementara itu pembicara lain, Anggota KPUD DI Yogyakarta Tito Haryanto mengajukan solusi atas permasalahan ini. “Kaum muda harus dipilah secara baik. (Pilihlah –red) ikon kaum muda yang memiliki visi dan komitmen terhadap kaum kecil,” katanya.
Selain itu ia juga mengajukan tiga usulan tipe pemimpin muda alternatif. Pertama, ia harus memiliki keteladanan politik. “Kaum muda yang dipilih adalah yang memang ingin berdarah-darah kepada rakyat,” ujarnya. Kedua, ia mempunyai visi, platform yang solutif terhadap masalah.
“Sedangkan yang ketiga ia punya keteladanan moral, bersih dan tidak terkait dengan pidana korupsi atau makan uang rakyat,” tandas alumnus UGM ini.
Seminar yang diadakan di Auditorium AVIS Kampus dua ini merupakan kerja sama BEM FISIP UAJY dengan Persindo.(hen)
(selengkapnya...»)
Babarsari (03/11/08) -- Dalam seminar bertajuk Kepeloporan Politik Pemuda, Ketua Lembaga Bantuan Hukum DI Yogyakarta Irsyad Thamrin mengatakan, “Kaum muda tidak lagi menampilkan karakter intelektual.” Lebih jauh lagi, menurutnya pemuda kini justru terjebak dalam pragmatisme kepentingan.
Selain itu, kaum muda nampak tidak mempunyai kekuatan melawan rezim yang berkuasa. Pengangkangan kepentingan dan korban politisasi diduga jadi penyebabnya.
Sementara itu pembicara lain, Anggota KPUD DI Yogyakarta Tito Haryanto mengajukan solusi atas permasalahan ini. “Kaum muda harus dipilah secara baik. (Pilihlah –red) ikon kaum muda yang memiliki visi dan komitmen terhadap kaum kecil,” katanya.
Selain itu ia juga mengajukan tiga usulan tipe pemimpin muda alternatif. Pertama, ia harus memiliki keteladanan politik. “Kaum muda yang dipilih adalah yang memang ingin berdarah-darah kepada rakyat,” ujarnya. Kedua, ia mempunyai visi, platform yang solutif terhadap masalah.
“Sedangkan yang ketiga ia punya keteladanan moral, bersih dan tidak terkait dengan pidana korupsi atau makan uang rakyat,” tandas alumnus UGM ini.
Seminar yang diadakan di Auditorium AVIS Kampus dua ini merupakan kerja sama BEM FISIP UAJY dengan Persindo.(hen)
Langganan:
Postingan (Atom)

